Gairah Muda – 1

13 Juni, 2008 by ssehati


Aku laki laki, tapi dari kecil aku memiliki tubuh sintal, kulit halus dan bersih, serta bibir merah merekah seperti perempuan. Meskipun aku tidak kebanci bancian. Di antara para wanita, dari kecil aku sudah jauh lebih laku diantara teman teman laki laki ku. Tidak tahu kenapa, tapi gadis gadis disekitarku selalu langsung dekat dan tidak segan bermain, dan bercanda denganku seolah olah aku adalah bagian dari mereka, sementara kawan laki lakiku tentu selalu iri dengan kedekatanku dengan semua gadis gadis yang tersedia.

Ada beberapa gadis yang terbuka menyukaiku dengan tendensi sexual. Tapi banyak juga yang menyukaiku cuma sebagai kawan, rekan, dan teman bermain.

Perasaanku sendiri terhadap mereka? Tidak tahulah, tapi memang ada beberapa yang saya suka kalau kita berpelukan, atau berciuman, atau sekedar dekat dan merasakan hangat. Tapi selebihnya.. Rangsangan sexual kayaknya tidak pernah ada yang begitu menggebu gebu terhadap mereka. Kecuali keinginan untuk dekat, atau berdekapan, atau berciuman bibir, tidak ada lagi keinginan lebih yang ingin saya teruskan.

Itu mungkin sebabnya pula, gadis gadis itu juga suka saya dalam sekali dan bahkan sampai sekarang, ketika beberapa dari mereka sudah berkeluarga. Mata mereka bersinar sinar begitu melihat saya, dan mereka tidak segan memeluk dan bercerita tentang rahasia rahasia mereka, karena diantara kita memang tidak pernah terjadi apa apa.

Ini pelAjaran buat semua laki laki. Kalau kamu ingin dihargai dan disayangi semua wanita, jangan langsung berpikir betapa enaknya vagina dia!! karena wanita itu makhluk dengan rasa. Ok, ada saat saat wanita lebih gila daripada pria, karena mereka gatal dan ngangkang dan nggak puas puas juga meski kita sudah tusuk vagina mereka lama lama.. Tapi masih sAja itu vagina terbuka dan meminta.. Tapi pada umumnya.. Semua wanita akan senang, bahagia, dan jatuh cinta kalau kita bisa memberi kedamaian, rasa hangat, dan sedikit cinta. Dengan hanya mendekapnya hangat. Mencumbunya mesra. Bermain main dengan bibir kita diujung ujung belahan bibirnya. Tanpa tangan atau kemaluan kita menyentuh vagina atau payudaranya.. Sang wanita akan gila!! gila oleh cinta..!! Percaya saya sudah..!! Soalnya saya sudah sering bikin wanita jatuh cinta.. Meski sebenarnya saya tidak menginginkannya. Ok.. Kadang saya menginginkannya.. Karena wanita kadang sungguh makhluk mulia. Dan dengan wanita.. Jiwa kita tentram dan.. Kita bias hidup terbuka.

Tapi apalah daya.. Kalau saya memiliki lain rasa? Saya laki laki, tapi saya butuh kekuatan, cinta, dan gairah dari makhluk yang lebih kuat dari saya!! Itu sebabnya pula saya tidak bahagia.. Meski sekarang saya punya pendamping setia yang mencintai saya dan.. Cantik luar biasa.

Dari kecil, saya sedikit lain dari anak anak lain didesa saya, karena kulit saya yang halus dan bersih. Juga karena tubuh saya yang sintal dan terawat. Tentu juga karena bibir saya yang manis dan merah, alami. Membuat saya kadang jauh lebih memikat dari beberapa wanita.

Di kota kecil saya, kadang saya suka ikut bergabung dengan pemuda pemuda yang suka berkumpul di pos ronda. Mereka kadang bermain kartu, atau bahkan sembunyi sembunyi minum minuman alcohol, sampai larut, larut malam. Saya suka diantara pemuda pemuda itu. Karena kebanyakan dari mereka suka mendekap saya. Mengelus elus tubuh saya. Dan memuja. Mereka memuja kulit saya yang halus. Mereka memuja bibir saya yang sexy. Dan sebagainya.

Kalau malam jadi larut, dan beberapa dari mereka tiduran. Mereka masih suka mendekap saya seperti boneka dalam tidurnya. Kadang tanpa sadar atau tidak. Mereka menciumi leher saya dari belakang, dan menekan nekankan kemaluan mereka ke pantat saya. Semula saya tidak berpikir apa apa. Kecuali senang karena rasa geli geli nikmat dan karena tubuh mereka yang hangat menyelimuti saya.

Tapi lama lama, seiring waktu, dan bertambahnya umur. Saya semakin mengerti akan gairah yang tumbuh ditubuh saya, ketika merasakan kehangatan mereka. Ketika mereka menekan nekankan kemaluan mereka ke pantat saya, dan bibir mereka mengigit gigit leher belakang saya. Tanpa sadar lama lama saya berani melenguh, dan membalas menekan pantat saya ke arah kemaluan mereka, sampai saya merasakan keras dan besarnya kemaluan di dalam celana mereka.

Ritual seperti ini berlangsung cukup lama sampai satu saat saya tidak tahan dan tangan saya melanglang ke belakang dan mengenggam kemaluan mereka dari balik celananya. Tidak tahan, satu saat akhirnya tangan saya juga menyelusup masuk ke dalam celana mereka dan menggenggam kemaluan laki laki yang tegang, keras, panas, dan.. Ohh menggelora!!

Tidak tahu kenapa, tapi pertama kali saya memegang kemaluan laki laki lain yang sudah dewasa, ada dunia baru yang terbuka dihadapan saya. Darah saya bergejolak. Tubuh saya meleleh bagai lilin. Dan bibir saya? rasanya jadi semakin tebal dan merah.. Mendidih. Membuat saya haus.. Haus.. Haus..

Dan satu jalan untuk menghilangkan rasa haus saya, saya beranikan diri mendekatkan mulut saya ke kemaluan mereka. Saya cium harumnya. Saya rasa nikmatnya. Saya hisap daya tariknya. Sampai air saya meleleh dan perlahan saya jilati kepala kemaluannya. Sang pemuda mendelik dan mengeluh tak percaya. Lalu tidak tahu dari mana datangnya ide itu tapi kemudian, saya masukkan kepala kemaluan sang pemuda ke dalam mulut saya, dan saya benamkan perlahan lahan di ke dalaman nikmat dan basahnya mulut saya. Lebih dalam lagi menyentuh tenggorokkan. Lebih dalam lagi lewat kerongkongan. Ohh.. Saya pintar sekali mengatur nafas saya dan kemaluannya melesak masuk semua didalam mulut saya. Sampai bibir saya terbenam di kelebatan bulu bulu kemaluan sang pemuda.

“Ohh Aj.. Enakk sekalli.. Ohh.. Mulut kamu gila.. Enakk.. Dan dalamm sekali.. Aj..” sang pemuda merintih, dan aku jadi semakin panas membenamkan kemaluannya di ke dalaman tenggorokan saya. Ohh, nikmat sekali rasanya ketika kepala kemaluannya terasa berdenyut denyut di dinding dinding tenggorokan saya.

Perlahan lahan, sang pemuda menarik kemaluannya keluar dari tenggorokkan dan mulut saya. Melewati lidah, dan akhirnya kembali kepala kemaluannya menyentuh bibir saya yang merah dan basah. Wow.. Kemaluannya keras, tegang, dan mengkilat basah oleh cairan mulut saya. Gagah sekali.. Indah sekali.. Dan ohh.. Terlihat nikmat.. Nikmat sekali.. Tanpa sabar aku kembali meraih kemaluannya dengan bibir mulut saya dan sang pemuda menggeram nikmat.. Pinggulnya sekarang meliuk liuk mendesak desakkan kemaluannya ke dalam mulut saya yang lapar, dan dahaga.

Dengan tidak sabar, sang pemuda berguling dan kini posisiku dibawahnya. Kemaluannya masih menancap dalam di mulutku dan sekarang dengan posisi tubuhnya diatas dengan mudah ia menarik turunkan pinggulnya dan mendesak desakkan kemaluannya di dalam mulutku. Dan aku menikmatinya. Aku menikmatinya ketika kemaluannya dalam menyentuh dinding dinding tenggorokanku. Aku menikmatinya ketika mulut dan tenggorokanku terasa sesak, penuh oleh batang kemaluannya yang keras dan nikmat.

“Ohh Aj.. Nikmatt.. Nikmatt sekali rasanya mengentot mulutmu.. Ohh.. Kamu pintar sekali Aj.. Tenggorokanmu panas dan basahh.. Ohh.. Nikmat sekali Aj..” sang pemuda terus menyetubuhi mulutku dengan kemaluannya yang kencang dan makin keras. Gerakannya semakin cepat. Bibir ku semakin basah dan terasa tebal. Sementara cairan di dalam mulutku semakin licin memudahkannya mengeluar masukkan kemaluannya didalam mulutku.

“Ohh.. Aj.. Aku tidak tahann.. Ohh Aj.. Aku keluarr.. Keluarr Aj.. Ohh.. Ohh.. Ohh..”

Dan sang pemuda membenamkan kemaluannya sedalam dalamnya di mulutku. Hidungku susah bernafas karena bulu bulu kemaluannya menekan keras ke dalam mulut dan hidungku. Lalu aku merasakannya.. Aku merasakan bagaimana kemaluannya berkejat kejat didalam mulutku. Lalu tenggorokanku terasa panas. Dan basah.. Nikmat sekali rasanya.. Tapi tekanan yang luar biasa di tenggorokanku juga sedikit menyiksaku.. Membuat ku seolah ingin batuk.. Atau muntah.. Tidak tahu. Tapi aku menikmatinya.. Jadi aku biarkan sang pemuda menyemprotkan cairan nikmatnya didalam mulutku. Dalam.. Dalam sekali di tenggorokanku sampai aku tidak bisa merasakan rasa dari cairan kemaluannya. Karena di dalam tenggorokanku sana, sudah terlalu dalam untuk bisa mengetauhui apa rasa spermanya.. Tapi untunglah, ketika sang pemuda pada akhirnya mendesah dan menarik keluar kemaluannya dari dalam tenggorokanku melalui lidahku.. Masih ada beberapa tetes sperma tersisa diatas lidahku untuk aku nikmati rasa dan aromanya. Ohh nikmat.. Nikmatt sekali.

Lalu sang pemuda lunglai dan tertidur dengan kedua tangannya mendekapku dari belakang seperti biasa. Dan aku baru tersadar, kita melakukan itu semua didalam pos ronda!! Tapi untungnya pos ronda di kota kecil kita letaknya tinggi sekitar 3 meter diatas tanah. Jadi tidak ada orang yang bisa melihat dan ketika teman temannya berdatangan ke pos ronda, kita bisa dengan jelas mendengarnya karena mereka harus memasang tangga ke posisinya sebelum naik ke atas.

Malam itu, aku tetap tidur terlelap di dalam pelukan Ruga, pemuda gagah yang sudah menikmati nikmatnya tenggorokanku. Esok paginya, ketika aku terbangun. Ruga sang pemuda, kembali menekan nekankan kemaluannya ke pantatku dan bibirnya menggigit gigit leherku. Aku kembali terbakar dan tanganku menyelinap ke dalam celananya menikmati hangat dan kerasnya kemaluannya. Tapi karena di dalam pos ronda ada beberapa pemuda lain, kita tidak berani mengulang kejadian semalam. Tapi Ruga berani menurunkan celananya sehingga kemaluannya bebas aku genggem dan mainkan. Tangannya Ruga tidak tinggal diam. Ia mengelus elus pantatku dan pada akhirnya celanaku juga diturunkannya.

Diselipkannya kemaluannya di sela sela pahaku dan ruga meneken nekan seperti belahan pahaku adalah mulutku. Dibasahinya kemaluannya dengan ludahnya dan pahaku lama lama jadi terasa panas dan merasa aku punya lubang kenikmatan juga disana. Kadang, kemaluan keras Ruga terselip dan menyentuh lubang pantatku, dann.. Ohh.. Aku bergidik nikmat. Tapi aku belum berpikir apa itu. Sampai pada akhirnya Ruga mendesis dan pahaku basah oleh cairan spermanya. Ruga membersihkannya dengan sarungnya. Lalu berdri, turun, dan pulang. Pagi masih gelap, jadi rumahku juga pasti masih terkunci. Maka aku bergeser dan mendempetkan tubuhku ke arah Parma. Entah dia terbangun atau tidak, tapi segera pula ia memeluk tubuhku dari belakang seperti boneka. Aku tidak bisa tidur karena masih berpikir tentang apa yang telah aku lakukan dengan Ruga, sementara Parma tetap terlelap meski tangan dan kakinya melingkari tubuhku. Sampai Pagi berubah menjadi terang dan aku bangun, untuk sekolah. Beberapa pemuda di pos ronda terus tidur karena beberapa dari mereka sudah lulus SMA dan tidak punya kegiatan apa apa.

Beberapa hari setelahnya aku tidur dirumah karena sekolah banyak kegiatan. Tapi Malam minggu, aku kembali bermain bersama para pemuda. Cuma Ruga tidak ada disana. Jadi, ketika yang lainnya pergi berkeliling meronda, aku di pos jaga bersama Dada. Dia tinggal beberapa rumah dari rumahku. Dia juga sudah lulus SMA, dan yang utama, dia sudah sering mendekapku dan aku suka tubuh gagah dan rambut panjangnya. Bagiku dia berkesan seperti anak Amerika. Disaat yang lain rata rata berpenampilan normal, dada berambut panjang dan berwarna. Di lengannya dia juga bertato naga. Aku suka ada dalam pelukannya. Karena aku merasa seperti menang, menaklukan Dada yang berkesan serigala.

Beberapa hari ini pengalaman bersama Ruga terus bermain main di dalam kepalaku. Dan setelah beberapa hari aku tidak ketemu ruga dan tidak punya aktivitas apa apa, membuatku seperti sedikit gila. Maka begitu yang lainnya pergi dari pos jaga, aku segera mendekat ke Dada dan merebahkan kepalaku diatas pangkuannya. Dada tersenyum. Lalu dia menyulut rokok dan telentang. Kepalaku kini rebah di perutnya. Aku ingin sekali menyentuh kemaluannya. Tapi takut maka aku pura pura menyanyi sambil menggeleng gelengkan kepalaku yang tersandar di perut bagian bawahnya. Semakin lama aku semakin tak tahan, dan tangan Dada sudah berada di tubuhku dan mengusap usap bagian pinggang.

Aku terbakar, maka aku berbalik terlentang ke arah tangga yang berarti aku membelakanginya sementara kepalaku menghadap kemaluannya!! Tangan Dada otomatis juga sekarang tidak dibagian pinggangku tapi diatas bongkahan pantatku. Dan dada bermain main dengannya!! Maka aku semakin berani dan pipiku kini bisa merasakan kehangatan kemaluannya. Aku menyanyi dengan nada di serak serakkan, hingga hembusan hembusan nafasku terasa keras menerpa arah kemaluannya. Semakin lama, semakin terasa efeknya. Aku mulai merasa kemaluannya semakin membesar dan menegang. Dan tangan dada semakin hangat mengelus elus pantatku. Pada satu saat, aku beranikan pura pura menggigit bagian ujung kemaluannya yang menonjol jelas dari balik celananya dan dada melenguh nikmat dan tangannya mencengkeram pantatku kuat. Maka ohh.. Aku tidak sabar. Tanganku meraih kemaluannya dan mengelus elusnya. Lalu perlahan tanganku aku selipkan kebalik celana dalamnya. Aku elus elus. Ohh.. Kemaluan Dada lebih besar dari kemauan Ruga!! Aku tidak tahan dan aku keluarkan kemaluannya dan langsung aku lahap ke dalam mulutku dan dada menjerit nikmat tak percaya..

“Aj.. Ohh.. Ohh..” dada tidak lagi bersuara selain merintih setelah kemaluannya masuk dalam di kehangatan nikmat mulutku. Dan aku segera berusaha menikmati kemaluan dada dalam, sedalam dalamnya di mulutku, melewati tenggorokanku sampai.. Ohh.. Bulu bulu kemaluannya menyentuh bibirku.

13 Juni, 2008 by ssehati

Gairah Muda – 2

Dan dada semakin merintih rintih. Tangannya memijat mijat pantatku kasar dan pinggangnya ia tekan tekan ke atas berusaha semakin dalam memasukkan kemaluannya lebih dalam lagi ke mulutku. Meski sudah tidak mungkin karena seluruh batang kemaluannya sudah masuk tenggorokanku. Tangan Dada makin liar di pantatku begitu juga gerakan naik turun pinggangnya. Sodokan sodokan kemaluannya di tenggorokanku terasa nikmat sekali. Tapi sodokan sodokan jari tangannya yang kini diarahkan ke lobang pantatku juga terasa aneh sekali.. Dan makin lama makin jelas bahwa kini bukan hanya mulutku sAja yang merasa lapar dan dahaga tapi juga lubang pantatku..

Maka aku juga membalas sodokan jari jari tangan dada di lubang pantatku dengan gerakan pinggangku yang memutar mutar. Ini membuat dada makin bernafsu. Maka Dada dengan cepat dan tergesa menurunkan celanaku. Dan ia bergerak merubah posisi dengan berbaring menyamping. Kemaluannya yang keras tersu Ia sodok sodokkan ke dalam mulutku sementara Ia kini menggigit gigit bongkahan pantatku dan membasahi lobang pantatku dengan ludahnya. Aku semakin belingsatan dengan sensasi rasa nikmat didalam tubuhku.

Mulutku sibuk dan menggeram dangan setiap sodokan yang kemaluan Dada berikan, sementara pinggangku berputar putar liar karena sentuhan sentuhan panas yang Dada berikan.

“Ohh Aj.. Aj.. Aku akan memasukkan kemaluanku di lobang pantatmu ya? Ohh Aj.. Lobang pantatmu indah dan halus sekali.. Aj.. Aj.. Biarkan aku menyetubuhimu seperti wanita ya? Biarakan aku membuat mu menjadi wanitaku yang cantik dan aku puji.. Ohh Ajj.. Aku ingin menyetubuhimu.. Ajj..” Dan dada menarik kemaluannya dari mulutku. Ohh.. Kemaluannya basah dan berkilap indah sekali.. Basah oleh lendir lendir nikmat dari mulutku.. Aku ingin kemaluan Dada kembali masuk mulutku dan berusaha meraihnya.. Tapi dada menekan tubuhku yang berbaring tertelungkup dengan pantatku diatas.

Dada lalu berbaring di atas tubuhku. Kemaluannya yang keras dan tegang menyodok nyodok belahan pahaku ketika Ia berusaha mengatur posisinya diatas tubuhku. Aku masih belum mengerti benar dengan apa yang Dada maksud bahwa Ia ingin menyetubuhiku seperti wanita.. Tapi ketika ia membasahi lubang pantatku dengan ludahnya dan mengarahkan kepala kemaluannya di atas lubang pantatku, aku mulai sadar.. Ohh.. Tidak mungkin.. Tidak mungkin bakal bisa.. Aku panik. Dan takut karena kemaluannya yang besar dan aku yang belum tahu apa itu persetubuhan..

Tapi jujur, rasa panas kemaluannya di pantatku terasa nikmat sekali, tapi.. Aku masih takut, jadi aku berontak. Dan kemaluan dada meleset. Tapi Dada terus menekan tubuhku dengan tubuhnya yang besar dan kuat.. Sementara kemaluannya tetap tegang dan keras membAja menyodok nyodok belahan pahaku mencari sasarannya..

Lama dada berusaha menekan masuk kemaluannya ke lubang pantatku tanpa hasil, karena setiap kali kepala kemaluannya sedikit masuk, aku merasakan sakit dan berontak sehingga kemaluan dada kembali meleset. Lama lama Aku dan dada basah oleh keringat. Pantatku terasa basah dan licin oleh keringat dan juga oleh cairan kemaluan Dada yang meleleh banyak karena nafsu, tanpa berhasil membenamkan kemaluannya dalam dalam di lubang pantatku yang masih sempit sekali. Tapi karena semakin lama lubang pantatku dan kemaluan dada semakin basah dan licin.. Perlahan lahan dada berhasil menemukan targetnya.. Dan menekan tubuhku kuat kuat kebawah.

“Akh!!,” Aku menjerit kuat ketika kepala kemaluan Dada berhasil masuk menembus halangan utama. Dan dada meringis nikmat dan menengadahkan wAjahnya ke atas, menatap syurga. Melihat ini aku mencoba menahan rasa sakit. Tapi ketika dada menekan pinggangnya dan kemaluannya melesak masuk menembus lubang sempit pantatku, aku tidak kuat” Akhh.. Da.. Dada.. Sakkiitt.. Addhhuhh.. Adhhuhh.. Da.. Keluarin.. Keluarin da.. Akhh.. Akhh.. Akhh.. Daa..” Aku menjerit kuat dan mengepal ngepalkan genggaman tanganku ketika Dada tanpa mendengar keluhanku terus menekan kemaluannya masuk sampai buah zakar dan bulu kemaluannya menyentuh kulit pantatku.

“Ahh.. Ohh.. Ajj.. Nikmat sekali.. Nikmat sekali lobang pantatmu.. Ohh.. Sempitt.. Hangatt.. Dann.. Ohh Ajj.. Ohh Ajj..” dada merebahkan tubuhnya diatas tubuhku. Punggungnya membungkuk seperti udang merasakan nikmat kemaluannya terbenam dalam dilubang pantatku yang muda dan sempit. Lama Dada diam dalam posisi seperti ini. Tangannya mendekapku kuat. Birinya menciumi wAjahku. Dan dadanya yang kuat dan basah oleh keringat melekat di punggung ku. Sementara pinngangnya.. Menekan kebawah ke arah pantatku mencoba mebidik lebih dalamm.. Lebihh dalamm lagi..

Lalu perlahan ditariknya pinggangnya ke atas” Akhh..” aku kembali merintih, merasakan perih di lobang pantatku yang kini terasa sesak, sesak sekali terjejal kemaluan dewasanya yang besar..

“Ohh Ajj.. Aku belum pernah merasa nikmatt seperti ini.. Ohh.. Kamu hebatt.. Kamu hebatt.. Ohh Ajj.. Ohh Ajj..” dan Dada kini dengan cepat menaik turunkan pantatnya mengeluar masukkan kemaluannya dilubang pantatku.. Menyodok nyodok dalam dinding dinding perutku.. Dan aku berusaha kuat menahan rasa sesak dilubang pantatku oleh sesaknya kemaluan Dada. Lambat laun lobang pantatku jadi licin dan becek oleh cairan bening dari kemaluan Dada dan juga oleh cairan alami yang keluar dari dinding dinding lobangku yang kini mulai terasa nikmat..

“Aj.. Ohh Aj.. Enak sekali.. Ohh enak sekali.. Kamu kini akan aku jadikan gadis kesayanganku.. Dan Aj.. Aku akan memenuhi nikmatmu dengan kerasku setiap saat.. Ohh Ajj.. Ajj..” Dada kini sudah tidak tentu omongannya. Di benamkannya dalam dalam kemaluannya dilobang pantatku, di gesek geseknya, diputar putarnya.. Dibenamkannya dalamm dalamm..

“Ohh dada.. Dada..” Aku mulai merasa terbang ke angkasa. Nikmat. Nikmat sekali rasanya gesekan gesekan kemaluan besarnya di dalam lobang pantatku. Dan lobang pantatku semakin becek berdecak decak. Dada kini mengubah posisi dengan aku mengangkang dan kedua kakiku diletakkan diatas pundaknya. Lalu perlahan diarahkannya kepala kemaluannya ke arah lobang pantatku, dan ketika kepala kemaluannya menyentuh targetnya, Dada menekan kuat kuat,” Bless.. Ss.. Sseekk” “Akh.. Akhh.. Dadaa..” aku menjerit sakit sakit nikmat. Kedua kakiku turun melingkar di pinggang Dada dan Dada kini rebah diatas tubuhku.

Digoyangnya aku, diayun ayunkan, sementara kemaluannya tak pernah berhenti menggesek gesek dinding dinding lobang pantatku nikmatt.. Nikmaatt sekali..” Ohh Dada..” Aku menggigit lehernya. Dan Dada mencengkeram rambutku.

“Brett Brett Brett..” Suara suara aneh jadi musik irama birahi kita. Aku sudah tidak merasakan sakit sama sekali di lobang pantatku. Yang ada hanya nikmat.. Hangat.. Dan sumpalan keras kemaluan dada dilobangku.. Ohh.. Nikmat sekali.. Nikmat sekali..

Dan dada semakin keras menerjang nerjangkan kemaluannya didalam tubuhku. Tanganya gemas dan erat mencengkeram rambutku. Bibirnya menggigit gigit leherku, pipiku, sebelum akhirnya melumat bibirku basah dan kasar.

“Ohh Ajj.. Aj ku sayang.. Nikmat sekali lobang paramex mu.. Ohh.. Aku cinta paramex mu.. Ohh.. Aj.. Aj.. Paramex ini milikku.. Dan aku akan menyumpal paramex ini dengan nikmat kemaluanku setiap malam.. Setiap waktu.. Ahh Aj.. Aku cinta paramex mu.. Yang nikmatt.. Ohh Ajj..” Dan dada kembali menyodok nyodokkan kemaluannya ke dalam lobang pantatku.. Tapi aku kali ini hanya mengernyitkan dahi.. Paramex Dada bilang? Apa itu?

“Ohh Aj.. Paramex mu enak sekali.. Oohh.. Ajj.. PA ntat mu benar benar benar RA sa me MEX.. Ohh Aj.. Aku cinta paramex mu.. Pantat rasa memex.. Ohh.. Ohh.. Ajj.. „

Hi hi hi.. Aku tertawa geli mendengar itu semua, paramex, paramex, kirain apaan.. Ternyata pantat rasa memex. Tapi aku tidak bisa lama tertawa geli. Karena kemudian Dada brutal sekali menghujam hujamkan kemaluannya ke dalam paramex ku. Sampai suaranya terasa gaduh sekali.

“Aj.. Aku mau keluar.. Aku mau keluarr Aj.. Ohh.. Aku mau keluar di dalam lobang paramex mu.. Aku ingin membuat lobang paramex mu banjir oleh cairan laki laki ku Aj.. Ohh.. Ohh.. Ohh.. Ajj..!!”

Dan dada menghentak hentak kuat sekali. Membuat tegang kemaluannya keras menonjok nonjok lobang nikmatku yang basah dan licin. Nikmat sekali. Nikmat sekali.. Dan.. Ohh.. Lalu terasa kepala kemaluan Dada berkejat kejat didalam lobang nikmatku dan meledak.. Ohh.. Begitu hangatt.. Begitu nikmatt..

“Aj..” Dan dengan lenguhan terakhir. Dada lunglai diatas tubuhku. Basah kita berdua oleh keringat. Dan selangkanganku basah oleh spermanya. Ketika kemaluan dada keluar dari lobang pantatku,”PLOP”begitu bunyinya. Dan Dada menyeka kemaluan dan lobang pantatku yang basah dengan sarungnya. Lalu diciumnya sarungnya.

“Aj.. Lobang pantatmu benar benar paramex.. Nikmat sekali menjepit jepit kemaluanku.. Dan bersih!! Lihat sarung ini.. Cuma basah oleh sperma tanpa kotoran lain.. Pantatmu benar benar paramex super Aj..” Lalu dada mendekapku dan mencium bibirku mesra. Tangannya kembali menyelinap ke arah pantatku. Dan 2 jari tanganya menyelip masuk. Bermain main dengan lobangku yang kini terasa lebar dan kesepian. Tapi tidak lama. Karena kemudian datang pemuda pemuda yang lain dan dada turun kebawah menemui mereka dan seseorang naik ke atas. Ruga!! Maka ketika yang lain dibawah sibuk membakar ubi dan bercakap, segera aku sambut Ruga dengan mulutku Dan ruga membalasnya senang.

Tidak lama Kemaluan Ruga ada dimulutku, karena aku segera berbaring membelakanginya menyamping dan mengangkat satu kakiku ke atas dan memasukan kemaluan Ruga dalam di lobang pantatku. Ruga sedikit heran dengan kelakuanku, tapi begitu kemaluannya menembus lobang pantatku Ruga segera bergerak mAju mundur menyodok nyodokkan kemaluannya. Kali ini Ruga bermain lama lama dengan kemaluannya di dalam tubuhku sampai pemuda pemuda yang lain naik ke atas dan tidur di satu dan lain sisi, kemaluan ruga masih terbenam dalam di lobang nikmatku. Keadaan diatas lumayan gelap, jadi, hanya dengan bertutup sarung, tidak akan ada yang tahu dan curiga. Karena mereka terbiasa melihat aku tidur didalam pelukan salah satu dari mereka.

Cuma Dada mungkin sedikit curiga. Atau karena mungkin Dia ingin aku tidur dalam dekapannya maka Dada mengambil tempat dan berbaring di depanku dan Ruga. Ketika dada diam seolah tertidur, ruga kembali mengeluar masukkan kemaluannya mAju mundur di lobang pantatku, sampai Ruga mendesis dan lobang pantatku kembali dapat semprotan cairan hangat penuh nikmat.

Setelah perlahan Ruga membersihkan kemaluan dan pantatke dengan sarungnya aku pura pura menggeliat dan berpindah ke arah Dada. Dengan tangannya, dada memintaku untuk membelakanginya. Tangannya langsung ke arah pantatku dan ketika jarinya merasakan cairan nikmat Ruga mengalir disana, dada mencubit ku disana dan menggigit leherku keras sambil lalu mengarahkan kemaluannya kelobang pantatku dan langsung melesakkan seluruh batangnya ke dalam. Aku sudah merasa sedikit kebal disana jadi aku hanya menjawab dengan berusaha menunggingkan pantatku lebih dalam, sehingga kemalua Dada lebih cepat amblas ke pangkalnya. Dan malam itu Dada mendekapku erat erat sampai pagi. Dan kemaluannya.. Tidak pernah lepas dari lobangku meski beberapa kali Ruga memberi isyarat agar aku datang ke dekapannya.

Sejak malam itu, karena dada marah pada malam yang sama aku membagi lobang nikmatku dengan Ruga, dada menceritakan nikmatnya paramex ku ke beberapa pemuda lain, dan pada hari malam kedua sejak lobang paramexku diambil dan digunakkan untuk kenikmatan Dada dan Ruga, aku harus Juga melayani Parma, seda, dan beberapa pemuda lain. Bahkan beberapa bapak bapak yang kalau kebagian jatah ronda ingin juga mendapatkan aku dalam dekapannya.

Sekarang setiap ada pemuda yang mendekatiku dan berbisik paramex, aku harus siap menurunkan celanaku dan menikmati kejantanan mereka yang menghujam dalam di belahan pantatku. Dan aku siap, selalu siap melayaninya.

Lobang pantatku mungkin memang ditakdirkan untuk jadi paramex. Karena anehnya, lobangku menikmati sodokan sodokan kemaluan laki laki sedemikian dalam. Dan laki laki yang pernah menyodokku pasti ketagihan. Bukan cuma orang kampung sAja. Tapi kemudian aku ke kota. Bahkan keluar negeri dan menikmati beraneka ragam sodokan laki laki di belahan pantatku.

Tapi umurku semakin matang, aku kini menikah dengan seorang gadis yang cantik dan muda dan mencintaiku. Aku tidak mencintainya tapi.. Ahh, dia tidak mau laki laki lain dan bahagia menjadi milikku jadi.. Aku mau bagaimana?

Aku sekarang sebenarnya jatuh cinta dengan laki laki kurdi yang meninggalkan negaranya karena alasan politik. Dan laki laki kurdi ini mencintaiku juga. Terutama lobang pantatku yang siap digempur oleh kemaluan turki-kurdi nya yang dahsyat. Tapi.. Dia juga takut ketahuan suka menyodok pantatku. Jadi.. Kita hati hati sekali dan ketemu 1 bulan sekali.

Ohh, mulutku lapar ingin disodok kemaluan laki laki dalam dalam. Dan ohh.. Pantatku juga dahaga ingin dimasuki banyak laki laki sejati.

Gairah Seorang Pelatih 01

13 Juni, 2008 by ssehati

Kisah yang betul-betul nyata ini aku alami kira-kira pada tahun 1996, ketika aku masih umur 16 tahun dan aku masih duduk di kelas 3 SMP di kotaku. Waktu itu aku sudah bergabung dengan salah satu klub senam yang memang menjadi salah satu olahraga favorit anak-anak seusiaku, selain sepak bola dan bulu tangkis tentunya. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku dimasukkan ke klub senam, kok bukan yang lainnya, karena aku masuk bukan karena kehendakku tapi kehendakorangtua dan aku sendiri tidak bisa menentang dan membantah, karena disamping aku harus patuh sama orangtua dan lagian aku tahu kalau setiap orangtua pasti memilih yang terbaik untuk putranya.

Tiap hari sehabis pulang sekolah aku musti latihan dengan baik dan giat, karena kalau tidak latihan satu hari saja, maka orangtuaku pasti mendanpratku habis-habisan dan besoknya aku pasti mendapat hukuman dari pelatihku. Mulai disuruh push up, set up, scot jump dan lain-lain. Tapi hasil didikan yang begitu keras dan melelahkan itu cukup bagus, terbukti kami selalu dikirim ke kejuaraan baik tingkat desa, kecamatan atau kabupaten bahkan tingkat propinsi pun pernah kami rasakan. Dan itu semua tidak lepas dari sistem pembinaan di tubuh klub yang aku tempati.

Bayangkan saja tiap kelompok (1 kelompok terdiri dari 10 anak) mempunyai 1 palatih yang tentunya sangat profesional dan tidak diragukan lagi kemampuannya. Dan aku pun beserta 9 anak lainnya, juga dilatih oleh seorang pelatih yang profesional. Om Ferdy begitu biasanya dia di panggil. Sedangkan nama lengkapnya **** (edited). Dia seorang laki yang kira-kira umur 32 tahun, bertubuh tinggi tegap, agak gempal, berbulu lebat baik di dada, tangan dan ketiaknya. Walaupun wajahnya biasa-biasa saja tapi tidak mengurangi ke-macho-an dan keperkasaannya. Apalagi tatapan mata dan senyumnya, aku yakin dapat meruntuhkan semua gadis-gadis di dunia ini. Walaupun dia agak dingin tapi hatinya baik dan sopan sekali. Malah kadang-kadang dia suka humor. Karenanya banyak anak-anak yang ingin dilatihnya. Mungkin karena dia teman dekat ayahku sehingga aku sangat beruntung dilatih oleh Om Ferdy. Seorang pelatih tampan, gagah, macho dan profesional tentunya. Pada mulanya aku tidak menghiraukan semua itu. Biar dia macho kek, tampan kek aku tidak perduli, toh dia laki-laki aku pun laki-laki memang mau apa pikirku kala itu. Mungkin karena faktor usiaku yang masih anak-anak dan belum mengenal dunia yang macam-macam, hingga aku tidak tertarik sedikitpun padanya.

Akhirnya aku hanya berlatih, berlatih dan berlatih. Dan Om Ferdy aku anggap sebagai ayahku sendiri, karena dia begitu sayang dan perhatian padaku ketimbang pada yang lainnya. Waktuitu aku tidak mengerti kenapa dia seolah-olah menganak-emaskan aku dan selalu lebih dekat pada diriku ketimbang pada anak-anak yang lainnya. Sehingga tak heran jika banyak teman-temanku yang iri melihat perhatiannya Om Ferdy padaku yang melampui batas. Hingga suatu hari ketika kami sedang latihan, “Aldy, kakinya kurang lurus!” instruksinya ketika aku kurang sempurna dalam melakukan teknik trampolin (salah satu teknik dalam senam dengan posisi kaki di atas dankepala di bawah). Sejurus kemudian dengan ketelatenannya dia meluruskan kakiku. Tapi tegangannya kali ini terasa aneh sekal. Dia tidak hanya memegang betisku yang perlu diluruskan tapi pahaku juga ikut-ikutan dipegang dan agak mengelus-elus daerah yang merangsangkan itu, hingga akhirnya aku tidak konsentrasi lagi dan posisiku langsung rusak, karena merasa geli sekali diraba-raba begitu rupa. “Lho kok berhenti, ayo ulangi lagi,” katanya. Tanpa menugguperintah yang kedua kalinya aku pun mengulangi teknik trampolin. Tapi kali ini salah lagi katanya, aku pun mencobanya lagi tapi salah lagi, begitu seterusnya hingga aku mengulangi teknik ini berpuluh-puluh kali tapi selalu kegagalan yang aku dapatkan.

Aku sendiri tidak tahu mengapa teknikku salah terus katanya, padahal bagiku sudah benar dan tidak ada yang salah.
“Sudah Aldy, nanti kamu cedera,” katanya.
“Tapi aku belum bisa Om,” bantahku.
“Oke, karena waktunya sudah habis kamu boleh istirahat. Tapi oh ya nanti kamu bolehke rumahku untuk menambah porsi latihan, bagai mana mau?”
“Hmm.. oke,” jawabku enteng.
Memang aku sering menambah porsi latihan apalagi kalau ada teknik yang belum aku kuasai, tanpa disuruHPun aku pasti menambah porsi latihanku di rumah Om Ferdy. Dan memang, di rumah kontrakannya ada ruangan khusus untuk menambah porsi latihan.

Setelah aku pamitan sama orangtua, kira-kira jam 19:00 WIB aku berangkat ke rumah Om Ferdy. Sesampainya di sana aku merasa heran, yang ada kok cuma aku yang lainnya mana? pikirku. Karena kalau menambah porsi latihan itukan biasanya sama teman-teman satu kelompok. Tapi kali ini kok aku sendirian. Tapi akhirnya aku tidak mengacuhkan keadaan ini. Mungkin Om Ferdy ingin memberiteori khusus pada diruku, pikirku kala itu. “Oke, ganti baju dan segera kita mulai,” katanya. Aku pun langsung ganti baju (cuma pakali celana pendek dan telanjang dada). Tapi anehnya matanya yang tajam itu selalu menatapku bagai burung elang yang mau menangkap mangsanya. “Gila! kenapa dia?” gerutuku dalam hati. Tapi aku tak menggubris semua itu. “Oke kita mulai Al!” suruhnya. Dengan gerakan yang sangat lincah bagai burung walet aku pun memperagakan satu persatu teknik yang aku pelajari. Mulai teknik trampolin, pommel horse dan lain-lain. “Coba kamu ulangi lagi teknik trampilon!” suruhnya. Tanpa ba-bi-bu aku pun mengulangi teknik itu.
“Tangannya kurang lurus!”
“Begini Om?”
“Bukan, begini lho..”
Dia memegangi tanganku untuk diluruskan. Tapi anehnya dia tidak meluruskan tanganku malah mengelus-elus tangan yang masih dalam posisi tegak itu, hingga membuatku tidak konsentrasi lagi dan aku hampir jatuh kalau tidak ada tangan kekar dan hangat menangkap pinggangku. Ternyata tangan yang hangat dan kekar tadi itu tangannya Om Ferdy, yang tahu-tahu sudah membopongku.
“Terima kasih Om.”
“Are you welcome.”
“Turunkan aku Om!” pintaku, karena aku malu dibopong lama-lama dengan cuma pakai celana pendek dan telanjang dada.
Tapi bukan jawaban yang aku terima tapi sebuah kecupan lembut dan hanagat sekali tiba-tibamendarat dikeningku.
“Apa maksud Om?”
“Nanti kamu akan tahu,” katanya, sembari membawaku ke tempat tidurnya.
Entah mengapa aku tidak berontak waktu itu. Padahal aku ingin menolak tapi bagai terhipnotis diriku menurut saja ketika aku dibawa ke kamar yang harum sekali dan dipenuhi gambar-gambar cowok. Dengan lembut sekali dia membaringkan aku seiring kecupan yang mendarat dikeningku dengan sangat mesra sekali.

Oh nikmatnya kecupan yang membuatku terlena, pikirku kala itu. Entah mengapa aku ingin diperlakukan yang lebih dari sekedar kecupan dari laki-laki yang menjadi pelatihku ini. Kemudian bibirnya yang hangat itu mencium pipiku dengan beringasnya, dengan sesekali menjilati pipiku yang masih ranum itu. Sejurus kemudian bibirnya memagut bibirku. Oh.. betapa nikmatnya pertemuan dua bibir itu, membuat aku mabuk kepayang. Apa lagi ketika dia menyuruh mengeluarkan lidahku, lalu lidah yang aku julurkan itu disedotnya dalam-dalam penuh arti sejuta nikmat. Sedangkan tangan Om Ferdy tak tinggal diam. Dengan pengalamannya dia mengelus-elus pahakuyang lembut dan lunak itu dengan sangat mesra sekali. Dibelainya pahaku yang segar itu, hinggamembuat darah mudaku mendesir tak karuan. Setelah puas menjilati dan mengecup wajahku, kini giliran ketiakku yang mendapat jilatan dan kecupan yang sangat hangat oleh lidahnya yang sesekali dikeluarkannya. Baik ketiak kanan dan kiri tak luput dari incarannya. Lalu susuku yang mendapat giliran berikutnya. Kadang dihisap, kadang ditarik, kadang digigit dan kadangdengan lidahnya dia memutar-mutar puting susuku searah bentuknya.

“Oh.. enaak..” rintihku.
“Kamu suka Aldy,” katanya, sambil tangannya melepaskan celana pendek dan CD yang aku pakai.
“Teruskan Om!” pintaku.
Medapat permintaan seperti itu langsung saja dia memburu perut dan pusarku yang merangsangkan sekali. Sedang aku sendiri pun tidak tinggal diam. Merasakan Om Ferdy mempermainkan gairahku, dengan pengalamanku yang tergolong minim, kupreteli semua busana yang melekat pada tubuhnya. Mungkin dia mengerti yang aku mau hingga dia tidak memberontak tatkala kulepas busana yang dipakainya. Sempat kaget aku melihat dzakar yang sudah menantang di depan mata.
“Wow besar sekali.”
“Kamu pasti suka, cobalah!”
“tidak ah aku tidak bisa Om.”
“Coba dulu!”
Dengan agak memaksa dia menyuruhku untuk mengoral zakarnya yang belepotan prescum itu. Agak tersedak kerongkonganku ketika zakar yang berukuran kira-kira 21 cm itu masuk ke mulutku sampai pangkalnya. Sedangkan dengan pengalamannya dia mencoba membantuku dengan memaju-mundurkan kemaluannya yang besar itu. Oh.. enaak sekali rasanya. Sedangkan tanganku pun tidak tinggaldiam. Dengan tangan kiriku, kupermainkan buah zakarnya yang agak kemerah-merahan itu. Kuelus dengan hati-hati sekali dan penuh pengertian, lalu benda yang ada telurnya itu aku tarik perlahan-lahan. “Oh enaak teruskan Al!” rengeknya, sambil menggelinjang tidak karuan.

Sedangkan tangan kananku kugunakan untuk mengocok zakarku sendiri yang sudah berdiri daritadi. Rupanya dia betul-betul pengalaman sekali, terbukti jika aku mempercepat kulumanku padadzakarnya dia mempercepat gerakannya, begitu juga sebaliknya bila aku memperlambat gerakanku dia pun memperlambat gerakannya. “Oh enaak..” rancaunya, tatkala lidahku memainkan lubang kecil yang berada di ujung benda yang kenyal itu. Aku memeng paling suka mempermainkan lubang kecil itu. “Hmm.. lezaat..” mungkin begitu pikirku kala itu. Setelah agak lama aku mengulumpisang ambon Om Ferdy, rupanya dia dikuasai oleh nafsu birahi yang tak tertahankan, hingga wajahnya bersih itu makin lama makin memerah bak kepiting di rebus. “Aku mau keluar Al..” rintihnya, seiring dengan cepatnya gerakan Om Ferdy dan akhirnya, “Crott.. crott.. crott..” Kami mengeluarkan mani hampir beesamaan. Kutelan semua sprema Om Ferdy yang walaupun agak asin itu tapi nikmat sekali, lalu kujilati sisinya. Begitu pula dia, dijilatinya spermaku yang muncrat kemna-mana, di jilatinya satu persatu, mulai mani yang ada di zakarku, lalu di pahakusampai di ubin pun di lahapnya habis. Tidak ada kata-kata yang dari keluar dari mulut kamiberdua, karena kenikmatan dan kebahagian dan kenikmatan yang kami rasakan tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

gay Sejak SMP

13 Juni, 2008 by ssehati


Aku mengenal dunia ini saat umurku masih sangat muda sekali. Namaku Andi, ini berawal saat umurku 12 tahun. Setelah aku tamat SD pada tahun 1994 aku berniat melanjutkan ke SLTP. Akan tetapi karena di desaku tempatnya terpencil di Propinsi Lampung tidak terdapat SLTP, aku terpaksa sekolah di tempat kakakku di kota kecil yang bernama Kota Bumi. Sebenarnya bisa saja aku langsung sekolah di Bandar Lampung di tempat kakakku yang lain, maklum kami berjumlah 7 bersaudara dan kebetulan aku anak bungsu. Namun entah mengapa aku mempunyai firasat yang mengatakan bahwa jika aku sekolah di Kota Bumi aku akan menemukan kebahagiaan. Setelah sampai di rumah kakakku, aku dikenalkan kepada anak angkatnya yang secara otomatis keponakan angkatku sendiri. Dia anak laki-laki yang bernama Anto umurnya 3 tahun lebih tua dariku, namun karena dia terlambat masuk masuk sekolah jadi ia baru kelas 2 atau tepatnya kakak kelasku. Kebetulan kami satu sekolah dan juga aku satu kamar dengan dia. Kami berdua cepat akrab dan selalu bersama setiap saat dan setiap waktu dengan bahagia. Hubungan kami sangat sangat erat lebih dari saudara. Ia selalu menemaniku, menghiburku disaat aku sedih, dan begitu pula sebaliknya. Sehingga tak jarang kami digosipkan yang yang tidak-tidak, baik itu di sekolah atau di lingkungan tempat kami tinggal, tapi kami hanya menganggap hal itu sebagai angin lalu, dan tetap melakukan aktivitas seperti biasanya.

Karena di Kota Bumi jika musim kemarau susah air, maka kami tak jarang mandi di sungai. Sering kami bedua mandi telanjang dan selalu memperhatikan kemaluan kami masing-masing. Walaupun batang kemaluannya dalam keadaan tidak tegang namun cukup besar. Lama kelamaan ada rasa suka dalam diriku kepadanya dan tampaknya dia pun begitu namun kami hanya bisa menyembunyikan rasa suka kami. Sehingga jika kami tidur aku sering menggodanya dengan cara memancingnya untuk membicarakan hal-hal yang merangsang, dan hal itu memang berhasil, karena sering kulihat ia menikmatinya. Dan tak jarang batang kemaluannya menegang dan ia bahkan menuntun tanganku untuk membelai batang kemaluannya yang memang cukup besar. Kami juga sering berciuman dan saling meraba dan memegang batang kemaluan kami secara berlawanan. Bahkan aku sudah mulai berani mencium batang kemaluannya tapi masih jijik untuk melakukan oral. Hal itu sering kami lakukan tiap malamnya tetapi hanya sebatas meraba dan berciuman, karena saat itu mungkin kami sama-sama belum sadar jika kami berdua adalah gay dan juga ditambah dengan keluguan kami yang tidak mengetahui cara berhubungan antar sesama lelaki.

Tak terasa 3 tahun sudah aku tinggal di sana dan aku juga sudah menyelesaikan sekolahku tingkat SLTP. Aku harus ke Bandar Lampung untuk melanjutkan sekolah tingkat SMU. Sejak saat itu aku jarang ke Kota Bumi karena aku sibuk dengan tugas dan kegiatanku yang baru. Namun pada saat umurku 17 tahun yaitu awal Maret tahun 1999 aku diminta menemani ayahku ke Kota Bumi. Sesampainya di sana, aku kaget melihat Anto karena ternyata ia tumbuh menjadi pria yang gagah dan ganteng. Hatiku berdegub saat aku tahu kalau aku akan tidur dengannya malam itu. Ketika hari telah menunjukkan pukul 20:00 WIB aku masuk kamar duluan untuk tidur duluan karena perjalanan yang cukup panjng membuatku lelah dan mengantuk. Namun aku sulit untuk memejamkan mata karena aku terus teringat kepadanya dan terus memikirkannya. Tidak berapa lama kemudian Anto masuk dan menutup pintu. Jantungku semakin berdegub kencang. Ia lalu mematikan lampu sehingga yang kelihatan hanyalah kegelapan. Tidak berapa lama kemudian ia berbaring di sampingku. Kemudian ia mengeluarkan sepatah kata, “Malam ini dingin ya,” ujarnya. Aku hanya diam saja. Namun tak berapa lama kemudian kurasakan tangannya memegang tanganku dan menuntunku untuk memegang batang kemaluannya yang ternyata dia sudah tidak berbusana lagi. Aku belai batang kemaluannya yang panjang dan besar, ia pun mengerang keenakan. Kemudian ia melepaskan seluruh pakaianku setelah itu ia langsung menindihku sehingga batang kemaluan kami yang sudah sama-sama tegang bersenggolan. Ia mencium mulutku, kupingku, dan segala anggota tubuhku basah karena dijilatnya. Aku yang pertama melakukannya heran seganas itu tapi dalam lubuk hatiku yang paling dalam aku sungguh senang.

Kami sama-sama mengerang keenakan. Apalagi saat mulutnya mengulum kemaluanku, gerakan kepalanya yang maju mundur membuatku merasa kenikmatan yang tiada taranya. Ketika aku keluar semua spermaku disedotnya namun tidak ditelannya melainkan ditumpahkannya ke batang kemaluannya dan sebagian ke diusapkannya kepantatku kemudian jari tengahnya masuk ke lubang pantatku agar lubang anusku licin. Aku mengerti maksudnya lalu aku bangun dan duduk di atas perutnya kutuntun batang kemaluanku masuk ke lubang anusku. Ketika mulai masuk aku mengerang kesakitan dan hendak akan bangun namun dia mencegahku. Lalu perlahan-lahan aku mulai menurunkan pantatku. Walaupun sakit kutahan dan hanya sampai setengah batang kemaluannya yang masuk, aku mulai menaik dan menurunkan pantatku gerakan itu kulakukan berulang-ulang walaupun aku merasakan rasa sakit yang luar biasa tapi lama kelamaan hal tersebut membuatku terbiasa dan mulai biasa menikmatinya. Dan tidak berapa lama kemudian dia memintaku untuk mempercepat gerakanku. Aku mengerti kalau dia akan keluar, benar saja tidak berapa lama kemudian dia keluar dan aku bisa merasakan spermanya tumpah dalam anusku. Setelah itu aku berbaring di sampingnya.

Aku lalu mengambil sarung dan kusuruh dia masuk ke sarungku. Kami tidur dalam keadaan bugil dalam satu sarung. Keesokan harinya aku kembali ke Bandar Lampung. Sesampainya aku di Bandar Lampung aku terus teringat dan selalu membayangkannya. Rasa rinduku yang begitu besar tak bias kutahan. Pada hari Sabtu sepulang sekolah aku ke Kota Bumi.

Ketika aku sampai, kakakku heran karena tak biasanya aku ke Kota Bumi seseriang itu, lagi pula jarak antara Kota Bumi dengan Bandar Lampung cukup jauh yaitu harus ditempuh dengan 3 jam perjalanan. Tetapi dengan berbagai alasan aku menjawabnya dan kakaku bisa menerimanya. Malam harinya sebelum tidur aku nonton TV bersama Anto, dia berbisik kepadaku, “Kamu kangenkan sama aku,” godanya. Aku hanya diam menyembunyikan rasa maluku. “Jangan malu, aku juga kangen kok,” bisiknya lagi. Yang aku sambut dengan senyum bahagia. Tak terpikirkan olehku ternyata dia juga menyukaiku. Ketika malam sudah larut kami masuk kamar. Di dalam kamar itu tanpa basa-basi lagi aku langsung menarik tangnnya dan lalu mencium mulutnya dan melepaskan pakaiannya. “Sabar dong Di!” bisiknya. Tapi hal itu tidak aku hiraukan. Ia pun menurutiku bahkan dengan ganas membalas ciumanku. Sambil terus berciuman ia melepaskan pakaianku. Setelah kami sama-sama bugil, kucium leher, dadanya yang bidang, ia pun mengerang keenakan dan menyuruhku untuk terus melakukannya. Lalu kukulum batang kemaluannya dan sekali-kali kukocok. Ia mengerang keenakan sambil terus membimbingku agar ke tempat tidur.

Anto menjambak rambutku, “Terus Di! Aku mau keluar nih..” erangnya. Kupercepat gerakanku berulang-ulang. Sehingga ia keluar dan spermanya muncrat ke mulutku. Aku tidak menelannya hanya kubiarkan tumpahkan di mulutku tanpa ada yang tumpah di lantai. Kemudian aku bergerak menimpa tubuhnya, kutumpahkan sperma yang ada di mulutku ke mulutnya. Ia pun menelan habis sperma yang ada di mulutku. Kemudian aku memintanya untuk menungging dia pun melakukannya, kulumuri batang kemaluanku dengan ludah dan kujilat anusnya agar basah dan licin. Lalu kutuntun batang kemaluanku masuk ke anusnya walaupun ia tampak kesakitan namun ia mengerang keenakan. Semakin lama gerakan maju mundurku semakin cepat lalu aku keluarkan spermaku di dalam anusnya. Setelah kami sama-sama lelah kami tidur sambil berpelukan gembira. Itu merupakan kenangan indah bagiku dan tak akan kulupakan seumur hidupku. Entah mengapa itu merupakan yang terahir aku bertemu dengannya, karena setelah aku kembali ke Bandar Lampung ia pergi ke Jakarta ke tempat kakaknya untuk kuliah. Aku harap ia dapat membaca cerita ini dan bisa menghubungiku karena aku masih mengharapkannya dan aku harap ia mau kembali kepadaku. Aku sudah berusaha mencari alamatnya tapi tidak berhasil. Dan bagi pembaca yang ingin berteman, bertukar pikiran denganku, silahkan kalian kirimkan e-mail, kalian pasti akan aku balas.

First

13 Juni, 2008 by ssehati

Cerita ini merupakan pengalaman seks aku yang pertama kalinya dengan seorang anak laki-laki. Dulu saat aku kelas 1 SMA, aku mempunyai banyak teman, dari yang lebih tua sampai yang lebih muda umurnya. Aku mempunyai seorang teman yang bernama Andi, entah kenapa aku sangat tertarik kepadanya. Memang sejak aku SMP aku suka sekali onani sampai klimaks. Dan Andi pun menceritakan bahwa hingga sekarang pun dia suka onani (setiap kali kalau sedang mandi, katanya). Kami berteman cukup lama. Dan aku selalu menyimpan perasaan suka itu.

Awal mulanya begini, kami berdua masuk suatu organisasi (bukan organisasi terlarang), dan diadakan acara di sekolah, kami semua menginap di sekolah. Acara itu diadakan pada sore hari. Dan pada saat mau tidur, aku dan Andi tidak bisa tidur. Kami ngobrol dan bercanda di ruangan sebelah yang agak jauh dari ruang tidur anak-anak yang lainnya. Entah kenapa benda panjang milikku waktu itu berdiri tegak terus. Andi pun menanyakan apa yang kupikirkan sehingga kemaluanku berdiri tegak. Dia pun merabanya, walaupun aku masih mengenakan baju lengkap. Aku juga meraba rudalnya yang masih terbungkus celana pendeknya. Pada saat itu aku tidak sadar bahwa Andi pun adalah seorang gay. Dia pun memulai perbincangan tentang seks dan lainnya. Dia meminta agar aku memperlihatkan benda panjangku yang berdiri tegak itu kepadanya. Dan anehnya, aku menuruti kemauannya.

Di ruangan yang gelap itu, aku pun membuka bajuku satu-persatu, mulai dari kaos dan celana pendekku. Dan Andi pun mulai membuka semua pakaiannya dan ternyata ia sudah telanjang bulat dengan batang kemaluan yang setengah tegang. Bulu kemaluannya waktu itu sudah terlihat mulai lebat. Saat itu aku belum membuka celana dalamku, dan batang kejantananku sudah berdiri sangat tegaknya karena ditambahnya pemandangan tubuh telanjang Andi.

Lalu Andi pun membatuku membukakan celana dalamku. Dia berlutut di depan batangku yang mengeras. Andi sedikit tertawa melihat ke arah batang kejantananku, karena ia tidak melihat adanya bulu kemaluan di sekitar benda pusakaku, karena memang kemarin harinya aku sengaja mencukurnya sampai habis. Dengan demikian terlihatlah batang kejantananku yang besar. Berdiri tegak dengan sempurna sampai sedikit berdenyut. Memang saat itu yang lebih bergairah adalah Andi, karena aku sengaja diam saja untuk melihat reaksinya. Ternyata sadis sekali pemandangan itu.

Lalu ia pun langsung menyuruhku duduk di kursi dan ia pun mengulum batang kejantananku, dan wah.. nikmat sekali. Andi memainkan senjataku dengan lidahnya di dalam mulutnya dan semakin nikmat aku merasakannya. Disedotnya burungku dengan kuatnya, dan aku hanya bisa terpejam merasakan nikmatnya kuluman Andi. Kurang lebih 15 menit kemaluanku dimainkan Andi. Aku pun merasakan bahwa aku akan mencapai puncaknya. Lalu Andi mengeluarkan batang kejantananku dari mulutnya dan ia mengocok kembali rudalku dengan tangannya dan, “Crrott.. crott..!” keluarlah cairan putih kental dari dalam kemaluanku dan aku merasakan kenikmatan yang luar biasa.

Ternyata Andi tidak puas begitu saja. Ia menjilati seluruh spermaku yang tumpah ke perut dan dadaku serta ia juga menciumi aku sehingga kami saling bercumbu dengan posisi Andi duduk di pangkuanku. Aku pun hanya pasrah dan menuruti saja apa yang Andi mau. Lalu ia menyuruhku berdiri dan telungkup di atas meja. Ternyata ia mulai memasukkan kemaluannya yang lumayan besar itu ke dalam anusku.

Awalnya aku merasa sakit karena ada benda sebesar itu masuk ke lubang anusku yang sempit. Tapi perlahan-lahan rasa sakit itu hilang, dan Andi pun mulai beraksi setelah masuk semua batang kejantanannya ke dalam anusku. Aku pun merasakan ada yang mengalir di dalam anusku, dan ternyata itu adalah spermanya Andi.

Setelah kami berdua merasa lelah, kami pun menyudahi permainan nikmat itu. Aku mulai memakaikan baju ke Andi karena ia sudah kelihatan sangat lelah. Setelah itu Andi pun memakaikan aku baju. Pertama kaosku, eh ternyata dia tidak langsung memakaikan aku celana dalam, yang kulihat dia malah mengulum kemaluanku yang sudah lemas tadi sampai mulai berdiri tegak kembali. Melihat hal itu aku membiarkan saja, dan aku kembali mencapai puncaknya untuk kedua kalinya. Setelah itu ia baru memakaikan semua pakaianku.

Kebiasaanku tidak hanya berhenti sampai disitu saja, karena diriku sekarang sudah menjadi seorang gay yang selalu merindukan yang namanya kemaluan lelaki. Kehidupanku selanjutnya mengalami beberapa pengalaman indah seperti kejadian saat aku kelas 2 SMA. Hal serupa juga terjadi disaat organisasi kami mengadakan acara untuk liburan sekolah.

Akhirnya, saat yang kutunggu-tunggu telah tiba, yaitu liburan kenaikan kelas. Untung saja aku naik kelas 3. Dan liburan ini sangatlah lama. Pada pertengahan bulan Juli akan diadakan acara retret yang dilakukan oleh organisasiku. Acara ini berlangsung selama 3 hari 2 malam di daerah Cipanas. Karena liburan waktunya lama, jadi aku ikutan saja pergi. Seminggu sebelum keberangkatan, diadakan rapat dan semua peserta harus ikut untuk pemberitahuan apa saja yang harus dibawa saat itu. Pada rapat itu, ternyata Andi pun datang dan dia juga ternyata ikutan pergi. Dalam hati aku merasa senang sekali kalau dia itu ikutan, apalagi kalau nanti aku bisa sekamar dengan dia.

Akhirnya hari keberangkatan pun tiba, dan kami semua pergi dengan senang tanpa harus memikirkan tentang sekolah lagi. Kami tiba di tempat tujuan pada sore hari. Setelah tiba disana, kami pun beristirahat sejenak dan pembagian kamar pun dimulai. Dimana peserta yang hadir ada 30 orang dan satu kamar hanya diisi 3 orang saja (supaya kalau mau tidur tidak berisik).

Dengan rasa gembira, ternyata aku sekamar dengan Andi dan dia terlihat gembira juga. Teman kami yang satunya bernama Johan. Dia juga sekelas dengan Andi pada satu sekolah. Acara demi acara kami lalui bersama, dan tibalah untuk tidur malam. Akhirnya semua peserta pun masuk ke kamarnya masing-masing dan menguncinya.

Pada malam itu, aku, Andi, dan Johan tidak bisa tidur. Kami hanya mengabiskan waktu dengan bermain kartu, bercanda dan ngobrol agar kami bisa tidur nantinya. Memang kata Andi kalau Johan ini suka ngomong yang seenaknya, tapi selalu benar, alias suka ceplas-ceplos saja. Aku dan Andi agak sedikit jengkel dibuatnya, tapi kami tidak bisa marah, masalahnya Johan ini orangnya lucu. Maka aku dan Andi sepakat untuk ngerjain dia (bukan sampai ke hal yang gituan lho..).

Kami pun menjalankan rencana kami berdua. Karena Andi badannya lebih besar dari Johan dan aku, makanya aku suruh dia untuk memegangi Johan. Aku mengelitiki dia sampai kelelahan ketawa dan minta ampun ke kami berdua. Karena melihat sudah lemas karena kebanyakan ketawa, Andi pun menyuruhku menelanjanginya dan Johan hanya bisa berontak, tapi apa daya. Lalu dengan cepat aku menelanjangi Johan sampai tidak ada satu benang pun menempel di badannya. Maka dari itu terlihatlah badan Johan yang kecil, putih dan agak kurus itu, juga terlihat batang kemaluan yang kecil dan masih dalam kondisi tidur. Aku pun gantian memegangi Johan dengan Andi.

Yang kulihat justru Andi membuka semua bajunya sampai telanjang, aku sih hanya diam saja, karena aku tahu apa maksudnya dan juga aku melihat batang kemaluan Andi yang mulai tegang. Namun Johan tidak tahu bahwa Andi sudah telanjang, karena wajahnya kututupi dengan bantal. Andi pun mulai membelai-belai lembut batang kemaluan Johan, dan dengan seketika menjadi tegang rudal putihnya. Aku yang melihatnya menjadi sangat bernafsu, karena tidak ada satu bulu kemaluan pun terlihat (belum tumbuh) dan aku merasa bahwa senjata rahasiaku mulai bergerak semakin besar. Andi pun langsung menciumi Johan, mulai dari mulutnya dan terus ke seluruh badannya dan terlihat Johan sangat menikmatinya.

Setelah terlihat mulai tidak berontak, aku pun melepas peganganku. Aku duduk sejenak melihat aksi Andi. Ternyata aku tidak tahan lagi, dan aku buka semua pakaianku sampai aku telanjang bulat juga. Batang kemaluanku sudah tegang dari tadi dan sudah sangat keras. Saat itu aku mencukur seluruh bulu kemaluanku sehingga terlihat licin, sekilas terlihat sama dengan kepunyaan Johan.

Aku pun ikut dalam permainan tersebut. Johan pun kami berdirikan, Andi dan aku terus menciumi Johan dan merabanya sampai dia merasa nikmat. Andi mulai mengarahkan batang kejantanannya untuk dimasukkan ke dalam anus Johan, dan aku mulai mengulum rudal putihnya. Akhirnya Andi pun mencapai orgasmenya setelah terus mengocok batang kejantanannya di dalam anus Johan. Dan tumpahlah air mani Andi ke dalam anus Johan. Karena aku melihat bahwa Johan akan sampai pada orgasmenya, aku berhenti mengulum batang rudalnya. Andi pun mulai mengeluarkan batangnya yang mulai lemas dari anus Johan. Batang kemaluan Johan kutuntun untuk masuk ke dalam anusku. Dan Andi pun mengulum batang kemaluanku dengan nafsunya.

Coba bayangkan, batang kemaluanku dikulum dan Johan mnyodomiku, kenikmatannya sudah tidak terbayangkan lagi. Akhirnya semua badanku mengejang dan sepertinya sudah mau keluar. Bersamaan dengan itu, air mani Johan pun tumpah ke dalam anusku. Dan selang waktu yang tidak lama, maniku pun keluar membasahi wajah dan mulut Andi. Wow.. luar biasa deh enaknya. Sampai-sampai aku tidak kuat berdiri lagi.

Lalu pelan-pelan batang kejantanan Johan mulai dikeluarkan, dan Andi pun mulai membersihkan semua maniku yang tumpah ke wajahnya dan sedikit ke badanku. Aku pun hanya bisa tiduran di lantai karena merasa sudah sangat lelah. Karena Johan merasa tidak terima perbuatanku terhadapnya, maka dia langsung mencium aku dengan nafsu dan kubiarkan saja badanku diciumi Johan yang juga diikuti Andi. Aku hanya diam saja, hingga mereka berdua puas bermain dengan badan dan batang kemaluanku. Batang kejantananku yang tadinya mulai melemas, mereka paksa untuk berdiri tegak lagi. Dan yang kulihat, kemaluan mereka berdua mulai berdiri juga.

Aku pun mulai mengulum rudalnya Andi, dan akhirnya kami saling mengulum rudal teman. Entah setan apa yang ada, Andi langsung memasukkan kembali batang kejantanannya ke anusku, dan terpaksa batang kejantananku juga kumasukkan ke anus Johan, sehingga kami saling menyodomi. Tanganku mulai mengocok batang kejantanan Johan yang lebih kecil dari milik kami berdua. Merasakan bahwa batang kejantanan Andi dikeluarkan dari anusku, aku pun ikut mengeluarkan rudalku dari anus Johan. Kami bertiga saling berpelukan dan mengocok kemaluan yang lainnya. Akhirnya kami sampai pada klimaksnya, dan air mani kami bertiga membasahi seluruh tubuh kami. Dan saat itu kami saling berciuman.

Untung saja kamar mandinya ada di dalam kamar, sehingga kami tidak perlu keluar dengan keadaan badan penuh sperma dan sedikit lengket gitu. Soalnya kalau ketahuan bisa celaka.

Kami bertiga pun saling membersihkan badan kami dari air mani yang menempel di badan kami. Kami saling mengelap badan kami dari wajah sampai kaki dan tidak lupa kemaluan kami. Tapi apa daya, merasakan batang kemaluan kami masing-masing dielus-elus teman, maka berdiri lagi lah kemaluan kami. Dan kami saling tertawa melihat kemaluan masing-masing yang sedang berdiri tegang. Tapi kami tidak saling berhubungan badan lagi, karena sudah merasa sangat lelah setelah 2 kali klimaks.

Akhirnya kami pun pergi tidur dan istirahat. Dan kami bertiga putuskan untuk tidur tanpa busana. Kami bertiga tidur saling berpelukan dengan Johan berada di tengah-tengah dan saling memegang kemaluan yang lainnya.

Maestro

13 Juni, 2008 by ssehati

gue berasal dr keluarga cukup mampu, sehingga setelah gue lulus sma, gue diijinin kuliah di singapur. hampir setiap hari gue belajar karna gue cukup keteteran disana. Setelah hampir 4 bulan, ada tmen gue namanya Steve, mau ngebantu gue tentang penelitian. Dia orangnya ganteng banget, blasteran cina bule, badannya jg kekar dgn otot yg lumayan, tingginya kira2 beda 5cm sama gw yaitu 185cm, cool, n pendiem. Mulanya gue biasa2 aj, tp lama kelamaan gue rada kerangsang jg. dia setiap ke apartment gue selalu pake bj ketat, ya gue jadi salting. Yg bikin gue ga tahan, dadanya yg bidang dengan pentil yg mancung. semenjak itu gue selalu ngocok sambil ngebayangin dy. (Biarpun gw doyan laki tp gw blm prnH ngentot ataupun dicium ma laki!!!!) setiap kl gue du2k sebelah dy, gw selalu curi2 pandang ke kontolnya. Gila man, gede bgt, tonjolannya nyembul dr dalem gede. “ngaceng ya???”..”iya, because u”..gw lngsng kaget dengernya. Dy tiba2 nyium gw, ah rasanya enak bgt..ga tau kenapa, rasanya gw kyk bkn didunia ini, enak bgt!!! Gw berpelukan mesra ma Steve, kontol gw ngaceng berat, ah wkt itu gw bner2 udh ga tahan, gw mau ngocok, tp ad dia. Gw blm tau apa Steve itu gay atw cm mau mancing gw. Biarpun ga rela, tp gw lngsng ngelepas ciuman gw. “sorry ya, gw lepas kontrol”..”ga apa2 tp gara2 lu gw jd horny nih, btw u gay ya??”..dia cuma senyum..malemnya paz dy udah pulang, gw ga bisa tidur, gw cuma megangin kontol gw aj sambil ngelamunin Steve. gw pengen bgt ngisep kontol, terutama bule kyk Steve. Gw bner2 ga tahan..dan crot crot croot, sperma gw muncrat krn Steve. paginya Steve dateng lg krn libur, waktu dy ketok2 pintu apartment, gw br selesai sarapan. “masuk Steve!!”..”ok”..”mau roti panggang ga??”..”boleh juga”..paz gw bikin roti, dy permisi ke ruang komputer..gw cuma ngangguk.. Ga lama gw lngsng ke r.komputer.. Gw langsung kaget ngeliat Steve ngejilatin sperma gw yg udh mengering di kursi komputer. “steve!! lg ngapain lu??”..”Rick, sperma lu harum”..gw malu banget wkt itu..”emang sperma lu bau apa???”..”ga tau deh, mau coba ga???”..gw kembali kaget..gw ga tau mau ngomong apa..dy langsung nyamperin gw..”eh,eh mau ngapain lu???”tny gw “jangan pura2 ga tau, gw tau lu gay kan??”..”tau dr mana lu???”..”ya tentu tau lah, gw tau lu sering perhatiin kontol n puting gw”..”emang klo gw gay, lu mau sodomi gw??”..”klo lu mau, silahkan”..Steve langsung buka bajunya. emang bner, badan bule itu bagus2, atletis semua dan tentunya sexy2. kontol gw langsung ngaceng dibalik sehelai boxer aj..”Rick, kontol lu ngaceng tuh???”..dengan nada rendah malu2, gw langsung tny “Steve, boleh ga kontol lu gw isep???”..”tentu”.. Dy langsung buka celana panjang n boxernya..WOWW..”gile, gede banget”gw cm bs bengong ngeliatin kontolnya..”Rick, katanya mau ngisep kontol gw??”. Gw langsung ngisep kontolnya, gw ga tau hrs gimana ngisepnya, kontolnya rada bau, gw jd enek n mau muntah..”ga apa2, itu biasa, nantinya jg lu biasa!!”..gw pegang kontolnya, wah sensasi hangat, jembut, sama eksotisnya urat2 kontol Steve ngebuat gw terhipnotis..gw langsung kulum kontolnya, gw jilat2, asin2 tp nikmat banget..wah rasanya mantap..dy ngejambak rambut gw dr atas ke bwah..”oohh lu bner2 pemula handal”..gw cuma sibuk ngulum kontolnya..karena kontol gw udah gatel mau dikocok, gw langsung buka boxer gw jg..dy ngelirik kontol gw n dy tersenyum..”Rick, kontol kita kyknya ga beda jauh??”..”eehh iya kali”..”gw boleh ngisep jg ga??”..”boleh, tapi entotin gw juga!!!”..”ok ok”..gw ma steve langsung posisi 69..posisi ini bener2 hot, atas bawah nikmat..”aahh ooh gw mau keluar rick??”..”oohh gw jg sama, lu jago banget ngulumnya”..cRot cRot CrOot cRot sperma kontol rick muncrat dimulut gw dan gw jg muncrat dimulut steve..gw kelojotan sambil nelen sperma steve yang banyak banget..satu kehebatan bule, TAHAN BANTING!!! Tanpa istirahat lama, dy langsung terlentangin badan gw, pantat gw langsung menyentuh lolipop daging kenyal rasa asin itu..aaah, kontol gw ngaceng lagi..tp dy ga langsung nyodomi gw, dy ambil sabun mandi gw ditoilet trus kontolnya disabunin..namanya jg baru pertama kali, ya gw takut, gimana nanti klo lobang pantat gw robek gara2 kontol gede dia..”tenang, ga usah takut, gw juga dulu gitu”..”ok”..pantat gw kyk di kelitikin, geli banget..ujung kontolnya masuk perlahan, tiba2 dia langsung genjot pantat gw, kontolnya dengan cepat masuk ke pantat gw,, “aah gila lu steve, sakit tau ga??”..”tapi enak kan??”..gw diem aj.. Dia langsung mompa pantat gw, anehnya waktu dy mompa, kontol gw langsung kebanjiran precum, ngalir trus..dy semakin menggila..mukanya yg putih mulai kemerahan dan keluar keringat..itulah yang menurut gw nuansa paling eksotis..”aah ooh pantat lu enak”..”yang bener??”..”iya”..mata gw merem melek sambil ngocok kontol gw dan liat steve yg sexy..”gw mau keluar lagi steve!!!”..”iya, gw keluarin sperma gw di pantat lu ya??”..”jangan!!! Gw mau nelen sperma lu”..”udah ga tahan rick”..semburan hangat terasa dilobang pantat gw..”sorry rick, gw udah keluar,,hahh”..”ya udah ga pa2, tolong isepin kontol gw dong!!!”..”iya”..”ooh steve, lu belajar dimana c??”..”sama tmen gw, hoohh!!”..”steve, gw mau keluaaarr”..crot CrOt crooot..sperma gw muncrat yg kedua kalinya dimulut steve..”steve, thank you”..”sama2″…gw istirahat sejenak dan gw beranjak mandi..”steve, gw mandi dulu ya??”..”iya heeehh”…kira2 5 menit gw masih mandi, steve nerobos masuk..”rick, mandiin gw donk!!!”..gw ketawa..disitu kami pun melakukannya lagi. Sampai akhirnya kami ngecrot bareng2. Dari tahun Disitulah awal mulanya hubungan sex sejenis pertama gw.. Thank you.. Jika mau tny yg lain atau mau service gw juga, silahkan masuk ke friendster gw di itkal_crazy@yahoo.com atau ymessenger gw di itkal_crazy..add gw ya!!! Thanks..

6 Kiat Tingkatkan Kualitas Sperma

7 Juni, 2008 by ssehati

Jumat, 6 Juni 2008 | 04:44 WIB – KOMPAS.COM

Anda ingin meningkatkan peluang memiliki anak atau hanya sekadar ingin ejakulasi dengan tingkat sperma dan air mani yang tinggi? Sperma yang banyak merupakan satu tanda sistem reproduksi yang sehat.

Tidak diragukan memiliki air mani dan sperma yang lebih banyak menghasilkan orgasme lebih lama, termasuk meningkatnya hasrat seks. Jika Anda ingin menyirami pasangan dengan cinta sekaligus menjadi seorang calon ayah, inilah beberapa tips untuk memperbaiki dan meningkatkan jumlah sperma:

Berhenti merokok
Jika Anda seorang perokok saat ini, berhentilah. Selain menyebabkan napas tak sedap, merokok juga dapat memengaruhi jumlah sperma. Penelitian menujukan perokok memiliki jumlah sperma lebih kecil dibanding pria yang tidak merokok.

Hindari memakai celana ketat dan panas
Testis perlu memiliki suhu lebih sejuk dibanding bagian tubuh lain karena itu memakai celana dalam atau celana panjang ketat akan mengakibatkan suhu di sekitarnya panas. Sedapat mungkin usahakan tidak mengenakan celana dalam sewaktu tidur untuk menjaga suhu tetap sejuk.

Mulailah makanan makanan yang tepat
Diyakini atau tidak, pola makan akan memengaruhi produksi sperma. Cobalah makan makanan rendah lemak, berprotein tinggi, sayuran dan seluruh jenis padi-padian yang baik bagi kesehatan.

Kurangi hubungan intim dan masturbasi
Banyak pria mengeluhkan air mani mereka sedikit dan encer. Semakin banyak ejakulasi, semakin berkurang kekentalalan air mani tersebut. Jika Anda melakukan hubungan intim setiap hari atau lebih buruk lagi masturbasi akan berpengaruh pada jumlah sperma dan kekentalan air mani itu sendiri.

Kurangi alkohol
Alkohol dapat memengaruhi fungsi liver yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan tingkat estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan memengaruhi produksi sperma. Sebaiknya hentikan minum alkohol mulai saat ini apabila Anda tidak ingin kehilangan jumlah produksi sperma.

Mencoba suplemen alami
Obat-obatan buatan pabrikan mungkin bisa menghalangi produksi sperma, sementara suplemen alami diyakini dapat meningkatkan produksi sperma, seperti L-carnitine yang ditemukan dalam daging merah. Selain itu, susu merupakan asam amino alami yang dapat meningkatkan produksi sperma.

Folic acid atau asam folat ketika digabung dengan seng dapat meningkatkan produksi sperma, L-arginine yang ditemukan dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen juga memiliki khasiat yang sama, termasuk vitamin E dan selenium yang dapat memperbaiki kecepatan dan konsentrasi sperma.

Masturbasi, Justru Disarankan!

7 Juni, 2008 by ssehati

Senin, 26 Mei 2008 | 20:13 WIB – KOMPAS.COM

MESKI tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa masturbasi membuat fisik dan mental kita tidak sehat, tetap saja banyak orang menganggap bahkan yakin bahwa hal ini membahayakan. Tidak jelas apanya yang membuatnya bahaya. Mungkin hanya sekedar takut saja.

Ada yang menganggap masturbasi menyebabkan kegilaan, epilepsi,memunculka n akne, kebutaan, kehidupan seks yang amburadul, sakit kepala, perdarahan hidung, bahkan dianggap egois..

Masturbasi sebenarnya merupakan ekspresi seksual yang alamiah. Banyak orang dengan berbagai latar budaya melakukan masturbasi. Bahkan banyak juga spesies binatang melakukannya. Namun, beberapa orang ragu untuk melakukannya.

Padahal sebenarnya masturbasi merupakan bonus tambahan yang semestinya bisa diberikan oleh pasangan masing-masing. Para ahli di bidang seksologi justru menyarankan teknik saling memberi masturbasi untuk pasangan masing-masing demi menghangatkan ranjang. Sehingga pada akhirnya masturbasi bisa dikatakan sebagai kegiatan yang saling menguntungkan satu sama lain.

Masturbasi sebenarnya dapat menjadi alat yang sangat baik untuk bisa mengenal tubuh kita sendiri, bahkan juga menjadi cara kita untuk bisa berkomunikasi dengan pasangan. Banyak wanita mengalami orgasme pertama kalinya gara-gara masturbasi. Karena itu, masturbasi bisa dikatakan sebagai aktivitas yang supportif atau mendukung demi meningkatkan keharmonisan kehidupan seksual Anda dan pasangan.

Dengan demikian salah bila masturbasi dikatakan aktivitas yang antisosial, kurang dewasa dan egois. Ini sesuatu yang wajar dan semestinya bila dilakukan terutama oleh mereka yang sudah lepas dari usia remaja. Aktivitas ini bahkan dapat melipatgandakan kemampuan seksual kita.

Banyak orang memberi perhatian soal masturbasi ini terutama bila hal ini dirasa berlebihan. Sebenarnya tidak masalah karena masturbasi tidak membuat kita menjadi sakit. Pada dasarnya seperti orang minum, bila kita merasa kekenyangan biasanya kita akan berhenti dan saat lapar lagi kita akan makan lagi. Hal yang terjadi pada masturbasi ya juga seperti itu.

Ada banyak sarana yang bisa digunakan orang untuk membantu mencapai masturbasi seperti internet atau film dewasa. Dan yang jelas, masturbasi menyelamatkan mereka yang jauh dari pasangan untuk berbuat selingkuh. Juga menyelamatkan para remaja untuk melakukan hubungan seksual yang semestinya tidak mereka lakukan lebih dahulu sebelum resmi sebagai suami istri.

Seks Kala Sendiri? Ini Dia Caranya

7 Juni, 2008 by ssehati

Rabu, 4 Juni 2008 | 17:59 WIB – KOMPAS.COM

SEKS sulit dipendam, jadi harus disalurkan. Bagaimana caranya kalau kita sedang sendirian?

Seks ibarat makanan lezat Kalau sudah pernah menyantapnya, maka ingin menikmatinya lagi dan lagi. Lalu apa yang terjadi jika makanan lezat itu tak dapat terhidang di hadapan kita? Tak ada cara lain, cari makanan pengganti.

Mungkin tak sama lezatnya, tapi lumayanlah. Hasrat yang sedang tinggi jadi bisa terkendali. Inilah 10 cara menyalurkan dorongan seks menurut Dr. Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, M.Kes (MMR), konsultan ahli dari RS Persahabatan, Jakarta.

1. MESRA-MESRAAN DI TELEPON, SMS, CHATTING, EMAIL

Pasangan yang harus berpisah sementara karena tuntutan pekerjaan atau studi dapat menjalin kehangatan melalui berbagai sarana komunikasi. Bukan hal tabu kok jika ingin mengekspresikan gejolak seks dengan pasangan di telepon. Kalaupun biaya yang harus dikeluarkan dirasa mahal, komunikasi tetap bisa dilakukan lewat SMS, chatting, email, maupun surat. Kalau perlu gunakan web cam di rumah, dan tampillah seksi untuk si dia.

2. IKUT AKTIVITAS MENYENANGKAN

Ini dilakukan agar pikiran tidak melulu dipenuhi semua hal yang berbau seks. Dengan mengikuti beragam aktivitas ringan yang menyenangkan, yang bersangkutan bisa mengendurkan saraf-sarafnya sekaligus mengendalikan dorongan seksualnya. Tak perlu bingung, begitu banyak yang bisa dilakukan, di antaranya memancing, main golf, jalan-jalan bersama teman, dan sebagainya. Aktivitas-aktivitas tersebut bisa dilakukan saat senggang atau libur.

Menyibukkan diri dalam rutinitas pekerjaan pun bisa dijadikan pilihan. Tidak ada salahnya jika memberi waktu lebih untuk menyelesaikan beban pekerjaan agar hasilnya optimal. Bukan tidak mungkin di kala sendiri kita justru memperoleh peningkatan karier.

3. BEROLAHRAGA

Dorongan seks umumnya berbentuk energi. Sebaliknya, energi pun mutlak ada saat berhubungan seks. Artinya, kita bisa mengendalikan energi seks itu pada aktivitas lain yang bermanfaat dan sarat akan energi. Lewat cara itu, dorongan seks sedikitnya akan berkurang (bukan menghilang).

Itulah sebabnya, suami/istri yang harus hidup sendirian bisa mengikuti beragam olahraga yang cukup menguras tenaga, seperti ikut senam aerobik, renang, beladiri, joging, dan sebagainya. Usai mengikuti olahraga tersebut, tubuh pasti akan terasa letih dan lebih suka beristirahat melupakan semua hal yang berbau seks. Olahraga bisa dilakukan secara rutin setiap hari, atau beberapa hari sekali. Tentu saja seberapa porsinya dan jenis olahraga apa yang jadi pilihan ada baiknya dikonsultasikan dulu ke ahlinya.

4. MENJAUHI RANGSANGAN

Libido yang tinggi bisa disebabkan oleh rangsangan yang datang dari lingkungan, baik yang berbentuk visual maupun cetak. Itulah sebabnya, agar nafsu untuk berhubungan intim bisa dikendalikan, jauhi hal-hal yang bisa meningkatkan libido, seperti bacaan porno, film yang “mengundang” maupun aktivitas sejenis lainnya. Memang sih situasi dan kondisi dewasa ini mustahil membuat kita terbebas dari hal-hal semacam itu. Namun dengan usaha keras, kendala tersebut bisa diminimalkan.

5. ISI WAKTU LUANG BERSAMA SAHABAT

Berkumpul, mengobrol, bercanda, makan bersama, dan jalan-jalan dengan teman diyakini bisa membuat kita sedikit lupa akan hal-hal yang berbau seks. Temuilah mereka di kala kita kesepian. Lakukan komunikasi yang hangat dan terbuka. Isilah berbagai kegiatan yang menyenangkan bersama mereka.

6. DEKATKAN DIRI PADA TUHAN

Mendekatkan diri pada Tuhan, diyakini sebagian orang bisa melupakan adanya dorongan seksual yang kuat. Tidak ada salahnya jika saran ini diikuti. Aktiflah dalam berbagai kegiatan kerohanian, baik di kantor, rumah, maupun di lingkungan tempat kita berada. Beragam masalah dan diskusi keagamaan cukup meredakan gejolak yang ada.

7. MASTURBASI

Ini adalah jalan terbaik yang aman dan cukup menyenangkan buat sebagian orang. Dorongan libido umumnya diatur di otak, bukan di badan secara fisik. Jadi, kadang peningkatan aktivitas fisik, menyibukkan diri dalam rutinitas, maupun kerohanian tidaklah bisa membuat gelora seks padam. Itulah sebabnya, tidak sedikit yang kepayahan

menahan gejolaknya, meski sudah mengikuti berbagai aktivitas penguras fisik, atau menjalani aktivitas kerohanian.

Jurus ampuh untuk orang-orang seperti ini adalah masturbasi. Dengan sentuhan atau rangsangan di zona erogen mampu membuat seseorang terpuaskan. Ini merupakan cara yang aman secara medis. Aman karena tidak menyebabkan gangguan kesehatan selama dilakukan dengan bersih, dan bebas dari ancaman penyakit seksual menular karena dilakukan sendiri.

8. BANTUAN ALAT SEKS

Saat ini banyak dijual alat bantu yang sangat bervariasi, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Harganya beragam, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Cara ini bagi sebagian orang dirasa lebih nikmat ketimbang bermasturbasi biasa. Tapi tentunya cara ini tidak bisa menggantikan kenikmatan berhubungan langsung dengan pasangan. Pilihlah alat bantu seks yang aman dan tidak merusak organ kelamin.

9. HINDARI SEKS BEBAS

Seks bebas lebih banyak enggak enak daripada enaknya. Anda gampang sekali terserang penyakit menular seksual, mengalami depresi akibat hubungan intim tanpa relasi yang langgeng, hamil tak diharapkan, dan segudang risiko lainnya. Apalagi jika tidak memakai karet pengaman atau daya tahan tubuh sedang lemah.

10. MEMILIH PASANGAN BARU? MENGAPA TIDAK!

Jika memang Anda sekarang berstatus single, mengapa tak mencoba membuka diri lagi. Sulit memang, apalagi jika pengalaman pernikahan sebelumnya menyimpan luka yang dalam. Tapi tidak ada salahnya membuka diri bagi orang lain yang berniat tulus menjadi pasangan hidup Anda. Dalam pernikahan, Anda akan mendapatkan relasi seksual yang aman dan menyenangkan, selain sahabat yang akan menjaga dan merawat kita.

Penisku Kok Kecil Ya?

7 Juni, 2008 by ssehati

Kamis, 8 Mei 2008 | 17:37 WIB – KOMPAS.COM

PENELITIAN menyebutkan bahwa sekitar 89 persen wanita mengaku puas dengan ukuran penis pasangannya. Namun faktanya, banyak sekali pria yang mengalami small-penis syndrome atau kekhawatiran akan ukuran organ genitalnya.

Dalam istilah medis, sindrom ini digambarkan sebuah perasaan takut akan terlalu kecilnya ukuran penis, padahal sebenarnya masih terbilang normal. Sindrom ini sangat berbeda dengan kondisi yang dialami oleh mereka yang benar-benar memiliki penis kecil atau disebut micropenis.

Kevan R. Wylie, urolog dari Royal Hallemshire Hospital di Leeds Inggris, menyatakan kecemasan akan ukuran penis memang lumrah dialami para pria. Namun begitu, ia meminta para dokter untuk tidak mengesampingkan kekhawatiran yang dialami sebagian kaum Adam ini.

“Memang lumrah bagi pria mencemaskan ukuran penisnya. Namun penting pula bahwa masalah ini tidak dianggap enteng karena bisa meningkatkan kekhawatiran dan kecemasan,” ungkapnya.

Wylie juga menjelaskan, kajian riset selalu menunjukkan hasil konsisten tentang ukuran penis. Rata-rata panjang penis pria Inggris yang sedang ereksi misalnya antara 5,5 hingga 6,2 inci dan 4,7 hingga 5,1 inci untuk ukuran lingkarnya. Sementara itu, menurut kalkulasi Wylie, penis yang benar-benar kecil ukurannya kurang dari 2,75 inci ketika sedang ereksi.

Menurut riset yang dimuat Journal Urology BJU International, pria yang mengalami sindrom penis kecil mencapai sekitar 45 persen. Tak heran bila kini begitu banyak beredar tawaran di situs-situs internet untuk memperbesar dan memperpanjang ukuran penis.

Faktanya, kata Wylie, efektivitas teknik atau metode yang ditawarkan tersebut masih diragukan baik dari segi keamanan dan manfaatnya. Hal sama juga berlaku pada teknik operasi plastik untuk memperbesar penis, kecuali untuk kasus-kasus memperbaiki penis cacat.